Asia Tenggara Rencanakan Produksi Nintendo Switch

Nintendo dikabarkan mulai memproduksi dua model Switch terbaru. Tapi produksi keduanya dipindahkan dari China untuk menghindari tarif baru untuk produk elektronik yang dibuat di sana sekaligus menjaga profit.

Wall Street Journal melaporkan bahwa Nintendo telah memindah sebagian dari produksi Switch original dan dua versi terbarunya ke Asia Tenggara.

Hal ini dilakukan perusahaan Jepang tersebut agar mereka tetap bisa memenuhi permintaan terhadap konsol anyar tersebut di Amerika Serikat. Seperti diketahui produk elektronik buatan China yang dikapalkan ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif baru sebesar 25% sebagai akibat dari perang dagang AS-China.

Rumor tentang adanya dua versi baru Switch telah berhembus sejak bulan Maret lalu. Yang satu sepertinya merupakan Switch versi high-end dengan komponen internal yang ditingkatkan.

Sedangkan versi lainnya merupakan model yang lebih murah dan dirancang lebih portabel. Rumor menyebutkan model ini tidak akan menggunakan Joy-Con seperti versi original.

Karena saat ini kedua versi tersebut telah mulai diproduksi, WSJ memperkirakan Switch anyar ini akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Sebelumnya Nintendo diperkirakan akan memamerkan dua versi ini dalam ajang E3 2019, tapi mereka ternyata hanya mengumumkan serangkaian game baru termasuk sekuel The Legend of Zelda: Breath of the Wild.

Langkah Nintendo memindahkan produksi Switch ke luar China mengikuti beberapa manufaktur lainnya. Sebelumnya Foxconn yang merupakan mitra manufaktur Apple mengatakan mereka siap untuk memindahkan produksi iPhone ke luar China jika dibutuhkan.

Be the first to leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *